Sedang Maintenance

Showing posts with label Tutorial Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Tutorial Jaringan. Show all posts

Thursday, April 21, 2011

Tutorial GNS3 + VMWare

GNS3 adalah emulator dari router cisco sedangkan VMWare adalah aplikasi untuk membuat mesin dan OS virtual, dengan menggabungkan fungsi keduanya kita bisa membangun suatu jaringan komputer yang cukup lengkap dimana OS virtual VMWare digunakan sebagai komputer virtual dan GNS3 berfungsi untuk membangun jaringan untuk menghubungkan komputer-komputer virtual tersebut atau bisa juga menghubungkannya ke internet.
Pada tulisan ini saya akan memberikan contoh pengkonfigurasian VMWare dan GNS3 untuk membangun jaringan sebagai berikut.
Jaringan virtual yang terhubung ke OS virtual VMWare adalah 192.168.100.0/24 sedangkan jaringan yang terhubung ke internet adalah 10.31.17.0/24, jaringan ini merupakan alamat jaringan dari laboratorium tempat saya. Jaringan ini dapat terhubung dengan internet. Harapannya komputer virtual VMWare dapat terhubung pula ke internet melalui gateway, tetapi pada posting kali ini hanya akan dibahas sampai komputer VMWare dapat terhubung ke Gateway saja. Pembahasan cara menyambungkan ke jaringan internet akan dibahas pada tulisan berikutnya yang akan membahas tema NAT pada GNS3.
Agar OS Virtual VMWare dapat berhubungan dengan jaringan yang dibangun oleh GNS3 perlu dilakukan pengaturan terhadap kartu jaringan virtual yang dimiliki aplikasi VMWare, disini kita harus membangun interface virtual baru selain pilihan interface lama yang sudah disediakan VMWare (Bridge,NAT,Host Only). Pertama perlu dilakukan pengkonfigurasian melalui menu Start > All Program > VMWare > VMWare Server > Manage Virtual Network, Pilih Host Virtual Adapter.

Pada Host Virtual Adapter klik Add.. dan tambahkan VMNet, misal tambahkan VMNet3. Pilih Host Virtual Network Mapping, klik pada tanda “>” dan pilih subnet. Masukkan subnet sesuai dengan jaringan yang akan dibuat.



Jika sudah pilih apply dan tunggu beberapa saat. Dengan mengikuti cara tadi seharusnya pada komputer anda ada interface baru bernama “VMware Network Adapter VMnet3” pada Network Connection di control panel. Atur IP dari interface ini, beri alamat host 3 karena alamat host 1 akan digunakan untuk gateway pada GNS3.
Selanjutnya jalankan VMWare Server, pada halaman utama sebelah kanan klik pada Refresh Network list agar interface yang baru kita buat terbaca oleh VMWare.
Pilih OS yang akan kita gunakan lalu edit network adapternya, atau buat network adapter baru, pada piliha Network Connection pilih VMNet yang ingin kita gunakan pada contoh ini adalah VMNet3.
Nyalakan OS Virtual yang akan kita gunakan, lalu atur alamat IP interfacenya sesuai dengan skenario yang akan kita kerjakan.

Langkah selanjutnya adalah memasukkan interface jaringan PC Virtual ini ke dalam GNS dan mengkonfigurasi router gateway pada GNS3. Untuk melambangkan PC Virtual saya menggunakan simbol PC yang sebenarnya merupakan device Cloud. Configure device PC ini dan pilih interface jaringan VMNet3.
Sambungkan device ini dengan router gateway dengan ethernet, jalankan router dan lakukan konfigurasi.
Untuk menguji, lakukan ping, telnet atau pun koneksi SDM dari komputer Virtual VMWare ke IP router gateway. Biasanya router tidak dapat langsung dapat melakukan ping ke alamat PC Virtual tetapi hal ini tidak menjadi masalah.

trmksh

Cara Mengetahui IP Address

Untuk mengetahui IP address komputer banyak sekali cara yang bisa dilakukan diantaranya dengan menggunakan command prompt, melalui status local area connection atau menggunakan tool pihak ketiga lainnya. Kali ini dunia komputer akan membahas tips trik windows untuk mengetahui IP address komputer dengan cepat dan mudah tanpa menggunakan tool pihak ketiga. Tool windows yang kita gunakan untuk mengetahui IP address adalah command prompt.
Tips trik komputer ini bukan merupakan tips trik baru. Namun karena kebetulan ada teman yang menanyakan jadi saya bahas aja pada artikel kali ini. He..he..
Biar ga terlalu banyak basa basi, langsung aja saya berikan langkah-langkahnya:

  1. Seperti pada kebanyakan tips trik komputer dan windows yang saya posting, pertama yang kita lakukan adalah membuka kotak dialog Run dengan mengklik menu start >> Run.
  2. Kemudian ketik cmd dan tekan Enter untuk membuka command prompt.
  3. Pada jendela command prompt ketik “ipconfig” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.
  4. Setelah itu akan muncul IP address komputer Anda disertai Subnetmask, Gateway dan DNS server yang Anda gunakan.
Cukup mudah bukan? Namun, jika Anda berada pada suatu jaringan LAN dan Anda menggunakan koneksi internet yang merupakan hasil sharing dari komputer lain, maka Anda hanya akan menerima IP Address, Subnet, DNS Server dan Gateway jaringan lokal. Anda tidak akan bisa mengetahui IP, Subnet, DNS, dan Gateway dari Internet Service Provider (ISP) Anda. Tapi jangan khawatir masih ada cara lain kok. Anda cukup menambahkan parameter lain dari command yang Anda ketik pada CMD yaitu parameter “/all” (tanpa tanda kutip). Jadi perintah lengkapnya adalah “ipconfig /all”.

Tuesday, April 19, 2011

Menghitung Subnetting IP

Berikut soal latihan, tentukan :
a) Alamat Subnet Mask,
b) Alamat Subnet,
c) Alamat Broadcast,
d) Jumlah Host yang dapat digunakan,
e) serta Alamat Subnet ke-3
dari alamat sebagai berikut:
1. 198.53.67.0/30
2. 202.151.37.0/26
3. 191.22.24.0/22
Saya coba berhitung-hitung seperti demikian 
1. 198.53.67.0/30 –> IP class C:
Subnet Mask: /30 = 11111111.11111111.11111111.11111100 = 255.255.255.252
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 26 = 64 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 2– 2 = 2 host
Blok Subnet: 256 – 252 = 4, blok berikutnya: 4+4 = 8, 8+4 = 12, dst…
jadi blok Subnet: 0, 4, 8, 12, dst…
Host dan broadcast yang valid:
Maka dari perhitungan diperoleh:
  • Alamat Subnet Mask: 255.255.255.252
  • Alamat Subnet: 198.53.67.0, 198.53.67.4, 198.53.67.8, 198.53.67.12, … , 198.53.67.252
  • Alamat Broadcast: 198.53.67.3, 198.53.67.7, 198.53.67.11, 198.53.67.15 … 198.53.67.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 64×2 = 128
  • Alamat Subnet ke-3: 198.53.67.8
2.202.151.37.0/26 -> IP class C
Subnet Mask: /26 = 11111111.11111111.11111111.11000000 = 255.255.255.192
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 22 = 4 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 26 – 2 = 62 host
Blok Subnet: 256 – 192 = 64, blok berikutnya: 64+64 = 128, 128+64 = 192
Jadi blok Alamat Subnet: 0, 64, 128, 192
Host dan broadcast yang valid:
Maka dari perhitungan diperoleh:
  • Alamat Subnet Mask: 255.255.255.192
  • Alamat Subnet: 202.151.37.0, 202.151.37.64, 202.151.37.128, 202.151.37.192
  • Alamat Broadcast: 202.151.37.63, 202.151.37.127, 202.151.37.191, 202.151.37.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 4×62 = 248
  • Alamat Subnet ke-3: 202.151.37.128
3.191.22.24.0/22 –> IP class B
Subnet Mask: /22 = 11111111.11111111.11111100.00000000 = 255.255.252.0
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 26 = 64 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 22– 2 = 2 host
Jumlah Blok Subnet: 256 – 252 = 4, blok berikutnya: 4+4 = 8, 8+4 = 12, dst…
Jadi blok Alamat Subnet: 0, 4, 8, 12, 16, dst…
Alamat host yang valid:
  • Alamat Subnet Mask: 255.255.252.0
  • Alamat Subnet: 191.22.24.0, 191.22.24.4, 191.22.24.8, …, 191.22.24.252
  • Alamat Broadcast: 191.22.24.3, 191.22.24.7, 191.22.24.11, …, 191.22.24.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 2×64 = 128
  • Alamat Subnet ke-3: 191.22.24.8
  •  
     Selamat Mencoba.....

Konfigurasi TCP/IP dengan Command Prompt


Konfigurasi TCP/IP dengan Command PromptPada posting sebelumnya yaitu Mengetahui IP Address (2), saya menjelaskan cara agar bagaimana kita bisamengetahui IP Addres dengan program windows bernama Netsh melaui CMD. Namun tidak hanya untuk mengetahui IP Address, Netsh juga bisa digunakan untukmengkonfigurasi TCP/IP komputer kita. Pada artikel tersebut saya juga berjanji akan memposting artikel tentang konfigurasi TCP/IP dengan Netsh tadi. Kali ini blog Dunia Komputerini akan membahas tips networking tersebut.
OK langsung aja saya kasi tutorialnya. Namun, yang pertama harus dilakukan adalah mengetahui nama koneksi yang akan kita konfigurasi. Hal ini bisa dilakukan dengan:
  1. Buka Control Panel melalui Start >> Run ketik “control panel” dan tekan Enter.
  2. Pada jendela Control Panel, buka Network Connections
  3. Anda juga bisa mengetik “ncpa.cpl” tanpa tanda petik pada kotak dialog Run.
  4. Maka akan terlihat icon-icon network connection yang ada di komputer.
  5. Pilih nama koneksi yang akan di konfigurasi. Dalam hal ini saya anggap namanya “Local Area Connection”.
  6. Jika Anda hanya mempunyai satu koneksi biasanya namanya secara default juga “Local Area Connection”.
Setelah kita mengetahui nama koneksi yang akan kita konfigurasi, kini saatnya kitamengkonfigurasi TCP/IP melalui CMD. Nama koneksi yang akan kita konfigurasi adalah “Local Area Connection” dengan konfigurasi bertipe static yaitu dengan IP Address: 192.168.0.100, Subnet mask: 255.255.255.0, Default Gateway: 192.168.0.1, DNS: 192.168.0.1, dan WINS: 192.168.0.1. Berikut cara mengkonfigurasi TCP/IP dengan Netsh:
  1. Buka Command Prompt dengan klik Start >> Run ketik cmd.
  2. Pada jendela CMD, ketik:

    setelah itu tekan enter
  3. Berikutnya, untuk setting DNS statis Anda bisa mengetik:

    kemudian tekan Enter. Dengan asumsi DNS yang kita gunakan adalah 192.168.0.1
  4. Untuk setting WINS statis Anda bisa mengetik:

    kemudian tekan Enter. Dengan asumsi WINS yang kita gunakan adalah 192.168.0.1
Sekarang bagaimana jika ingin mengkonfigurasi TCP/IP secara dinamis melalui CMD? Berikut perintahnya:
  1. Untuk konfigurasi IP Address dinamis, ketik:

    kemudian tekan Enter.
  2. Untuk setting DNS dinamis, ketik:

    dan tekan Enter.
  3. Dan untuk konfigurasi WINS, gunakan perintah ini:

    selanjutnya tekan Enter.
Dengan mengetikan kode di atas tadi, Anda telah selesai menkonfigurasi IP, Subnet, Gateway, DNS dan Wins lan card dengan nama koneksi “Local Area Connection” baik dengan konfigurasi static atau pun dinamis. Pada artikel berikutnya akan saya bahas bagaiman menyimpan konfigurasi TCP/IP kedalam sebuah file teks. Demikian tutorial singkat Konfigurasi TCP/IP dengan Command Prompt. Selamat mencoba!